NUKLIR itu adalah suatu tinjauan
terhadap bagian atomik dari benda (tinjauan mikroskopik).Kalo mau
disederhanakan segala sesuatu yang berkaitan dengan nuklir adalah
behubungan dengan atom. Atom disebut sebagai bagian terkecil dari suatu
benda. meski atom terdiri atas proton, neutron dan elektron (berarti
atom masih termasuk besar) .
Nuklir adalah benda yang
masih "misterius" baru sedikit teknologi manusia yang mampu menguak
rahasia nuklir. Sebenarnya dengan logika sederhana kita bisa berpikir
bahwa setiap benda tersusun atas atom (nuklir) dengan kata lain kita
bisa merekayasa semua benda yang ada di bumi dengan merubah struktur
atom(proton, neutron, elektron) namun hal itu tidak semudah membalik
telapak tangan. teknologi nuklir manusia zaman sekarang lebih banyak
berkaitan dengan energi. melalui fusi (hidrogen) atau fisi (uranium).
jadi paradigma bahwa nuklir adalah bom itu diakibatkan banyaknya
propaganda dan besarnya pemberitaan media yang berkaitan dengan nuklir.
Hal ini disebabkan teknologi nuklir yang kita miliki sudah cukup untuk
membuat benda (bom) yang memiliki daya ledak sangat besar. Hulu ledak
nuklir militer zaman sekarang tidak bisa lagi disamakan dengan zaman
hiroshima-nagasaki. sekarang kemampuan bom nuklir yang dimiliki oleh
berbagai negara maju sudah sangat mengerikan. bisa dipastikan bumi akan
hancur jika terjadi PD III (Perang nuklir). kita hanya bisa berharap
hal itu tidak sampai terjadi. sekedar ilustrasi, jika pada tahun 40an
Amerika bisa membawa 1 bom nuklir (eola gay) sekarang Amerika punya
puluhan pesawat pembom yang sekali jalan bisa membawa beberapa bom
nuklir (yang kemampuanya berkali lipat lebih dahsyat dibanding tahun
40an). Rusia lain, lagi sebiji kapal selam akula (typhoon) bisa membawa
20 rudal balistik hulu ledak nuklir. belum lagi negara2 lain.


Inilah 5 Kejadian Ledakan Nuklir Yang Mengguncang Dunia
1.Chernobyl
Sejak tahun 1986, bencana di Chernobyl telah mempengaruhi mitos populer
dan realitas sama. Sebuah zona 19 mil (30 km) kemudian dibersihkan dari
orang-orang dan sebagian besar tetap kosong sampai hari ini. Chernobyl
itu sendiri adalah sebuah kota kecil berasal dari abad pertengahan,
tetapi bahkan lebih terkenal adalah kota sekarang kosong Pripyat.
Peningkatan jumlah wisatawan dan jurnalis foto telah mengunjungi lokasi
ikon kota ini, seperti roda Ferris dan taman hiburan. Kecelakaan di
Chernobyl berdiri sebagai simbol sifat jahat dari rezim Soviet yang
lebih peduli dengan mencoba untuk menutupi kecelakaan daripada
mendapatkan rakyatnya bantuan yang mereka butuhkan. Mythically,
Chernobyl telah terikat dengan STALKER film Rusia (1979) karena kesamaan
antara zona terlarang dalam film dan di dunia nyata. Seperti sejumlah
besar cerita rakyat dan mitologi mengelilingi zona bahwa serangkaian
game dan film telah mengeksplorasi konsep-konsep dari pemburu artefak
yang menyelidiki daerah radioaktif untuk makhluk mutan bersembunyi di
antara reruntuhan kuno. Bahkan struktur beton yang digunakan untuk
menampung reaktor meleleh turun disebut sarkofagus, seperti memegang
mayat binatang aktif. Tidak akan hilang di antara kisah-kisah sekitar
Chernobyl adalah pengorbanan yang dilakukan oleh petugas pemadam
kebakaran dan pekerja lainnya pada hari pertama yang membantu mencegah
kerusakan lebih luas.

Kota
yang tadinya berpopulasi 50 ribu jiwa ini bak kota-kota kosong dalam
film setelah terjadi bencana. Bencana nuklir menyebabkan nama Chernobyl
tercatat dengan buruk.
Pripyat di Ukraina, tadinya menjadi tempat tinggal para pekerja di PLTN
Chernobyl bersama keluarganya. Namun pada 26 April 1986, terjadi sebuah
ledakan yang berujung pada bencana nuklir terbesar dunia.
Akibatnya, terjadi kebocoran radiasi dari sebuah reaktor. Puluhan ribu
penduduk kota yang kini menjadi kota hantu itu dievakuasi dalam sebuah
operasi pemerintah besar-besaran, dimulai sehari setelah bencana, 27
April 1986.
Perjuangan mencegah kebocoran radiasi lebih lanjut yang bisa menyebabkan
mahabencana, melibatkan lebih dari 500 ribu pekerjanya dan menelan 18
miliar rubel, menyebabkan perekonomian Uni Soviet pincang.
Lebih dari 25 tahun ditinggalkan, Pripyat masih tetap kosong karena tak
ada yang kembali. Michael Day (29), seorang air traffic controller asal
Inggris yang hobi fotografi, memutuskan untuk terbang ke Pripyat dan
mengabadikan situasinya saat ini.
Dari beberapa fotonya yang dilansir Daily Mail, terlihat sisa-sisa
kehidupan di tempat ini. Seperti suratkabar yang masih tergeletak di
lantai, mungkin dilemparkan oleh pembacanya karena kaget mendengar
bencana Chernobyl.
Daftar pasien dan jadwal dokter di sebuah rumah sakit masih terpampang.
Tampak obat-obatan berserakan. Penutup sepatu tergeletak di sebuah toko.
Sementara gawang tua tampak berdiri di sebuah lapangan indoor.
“Kota ini seperti terhenti pada 1986 dan kini seperti museum hidup.
Semua dibiarkan dan ditinggalkan, tumbuh sendiri selama 26 tahun.
Pripyat seperti tersembunyi di dalam belantara,” ujarnya.
Bagi orang yang berkunjung, mereka dikawal dan segala macam yang berasal
dari Pripyat tak boleh diambil karena khawatir akan terjadi kontaminasi
radiasi. Meski beberapa hewan dan seniman grafiti terkadang menyusup ke
dalamnya.
“Tak tahu ada berapa banyak yang masuk kemari tanpa diawasi. Mungkin
beberapa tahun lalu pengawasannya lebih ketat karena ada zona larangan
masuk,” lanjut Day.
Setelah meninggalkan Pripyat, semua orang diperiksa dengan scanner
radiasi. Jika radiasi melebihi batas aman, semua barang harus
ditanggalkan dan pengunjung akan ‘dimandikan secara kimia’ agar bersih.
Pada insiden Chernobyl, 31 staf reaktor dan tim penyelamat meninggal.
Pada 2006, muncul sebuah laporan yang memperkirakan sebaran radiasi akan
menyebabkan 30-60 ribu kematian terkait kanker.
2.Fukushima Daiichi
Untuk alasan apapun, orang Jepang pikir itu ide yang baik untuk
menempatkan pembangkit listrik tenaga nuklir di sepanjang pantai yang
sering dikunjungi oleh gempa bumi dan tsunami berikutnya. Sungguh
menakjubkan bahwa rencana, didirikan sejak tahun 1971, tidak mengalami
bencana sebelumnya. Tak heran, gempa secara besar-besaran dan tsunami
pada 11 Maret 2011. Alam menghentak Fukushima Daichi (Fukushima I),
salah satu dari 15 pembangkit listrik terbesar di dunia, keluar dari
bisnis. Setelah sistem pendingin membanjiri dan daya rendah,
radioaktivitas dipancarkan. Reaktor kepanasan saat pegangan diletakkan
pada menggunakan air laut untuk mencegah krisis dekat. Pada saat pita
merah dibersihkan melakukan kerusakan permanen pada peralatan nuklir
dengan air laut, itu terlalu terlambat untuk mencegah kebocoran. Hasil
akhirnya adalah 20 km persegi zona terbatas di sekitar daerah tersebut.
Untungnya fitur geografis mencegah kebutuhan untuk zona Chernobyl
berukuran lebih besar. Sementara bencana ini saat ini peringkat # 2 pada
daftar kami, penemuan masa depan mengenai kesehatan warga Jepang
terdekat mungkin dengan mudah mendorong benc .


Energi Nuklir merupakan prioritas nasional di Jepang,
tapi belakangan ini sudah muncul kecemasan terhadap kemampuan
pembangkit-pembangkit nuklir di Jepang dalam menghadapi aktivitas
seismik.Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Kasw ditutup sepenuhnya selama 21 bulan karena adanya gempa bumi pada tahun 2007.
Pada tahun 2011, karena adanya tsunami dan gempa bumi, serta kegagalan sistem pendingin di PLTN Fukushima I
pada bulan Maret 2011, maka pemerintah Jepang mengumumkan keadaan
bahaya nuklir. Pernyataan bahya nuklir ini merupakan pernyataan bahaya
nuklir pertama kalinya di Jepang. Ada 140.000 orang penduduk yang
tinggal di sekitar 20 kilometer dari pembangkit listrik terpaksa
mengungsi. Jumlah material radioaktif yang terlepas sampai saat ini
belum diketahui, karena krisisnya masih berlangsung sampai sekarang.
Pada tanggal 6 Mei 2011, Perdana Menteri Jepang Naoto Kan memerintahkan agar Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Hamaoka
segera ditutup karena diperkirakan akan ada gempa bumi berkekuatan 8.0
skala richter atau lebih di kawasan itu dalam waktu 30 tahun ke depan. Kan berkeinginan agar bencana nuklir Fukushima 2011 tidak terulang lagi satu hari nanti.
Pada tanggal 9 Mei 2011, Chubu Electric memutuskan untuk mematuhi
permintaan pemerintah. Kan kemudian membuat kebijakan energi baru yang
isinya adalah mengurangi ketergantungan terhadap energi nuklir.
Masalah yang muncul dalam penyelesaian bencana nuklir Fukushima I memunculkan sikap yang lebih keras terhadap energi nuklir. Pada bulan Juni 2011, "lebih dari 80 persen orang Jepang menyatakan bahwa mereka anti-nuklir dan tidak mempercayai informasi dari pemerintah tentang radiasi.
Sebuah polling yang diadakan setelah bencana Fukushima menyatakan bahwa
antara 41 dan 54 persen orang Jepang mendukung penutupan atau
pengurangan jumlah pembangkit listrik nuklir.
Ribuan orang melakukan aksi unjuk rasa di pusat kota Tokyo pada bulan
September 2011, sambil meneriakkan “Selamat tinggal energi nuklir” dan
menyebarkan banner yang isinya tentang menghimbau pemerintah Jepang agar
meninggalkan energi atom ini.
Pada bulan Oktober 2011, tinggal 11 pembangkit listrik nuklir yang
beroperasi di Jepang. Meskipun Jepang sempat mengalami krisis listrik,
tapi negara ini berhasil selamat dari pemadaman listrik besar-besaran di
musim panas lalu.
Saat ini negara ini sedang berusaha mengandalkan sumber lain untuk
menghasilkan listrik. Sebuah proposal energi baru telah disetujui oleh
anggota kabinet pada bulan Oktober 2011. Proposal itu kira-kira berisi
tentang kepercayaan publik yang menurun drastis terhadap keamanan energi
nuklir karena adanya bencana Fukushima, dan oleh karena itu negara akan
mengurangi ketergantungan terhadap energi nuklir.
3.Bencana Kyshtym
Jelas kalah dalam teknologi nuklir pasca-Perang Dunia II saingan mereka
di Amerika, Uni Soviet menjadi putus asa untuk mengejar ketinggalan.
Salah satu hasil akhirnya adalah kota tertutup bernama Ozyorsk (Soviet
menyukai memiliki kota-kota dan kota-kota rahasia) yang meliputi
fasilitas nuklir dengan nama Mayak. Lumpur Radioaktif kemudian dipompa
langsung ke Sungai Techa (dari sana ke Sungai Ob dan akhirnya Samudra
Arktik) dan kemudian disimpan di Danau Karachay (sebagian besar dianggap
daerah tercemar paling padat di dunia). Seolah-olah fasilitas ini bukan
bencana , terjadi ledakan pada tanggal 29 September 1957. Lebih dari
setengah juta orang dipengaruhi oleh tingkat radiasi yang berbeda.
Banyak kota-kota di sepanjang Sungai Techa, yang sudah minum air yang
terkontaminasi, dievakuasi sekitar seminggu kemudian. Kebijaksanaan,
seperti biasa, adalah perhatian utama Soviet. Pada saat mereka
diperingatkan untuk berhenti, banyak penduduk ini telah mengalami
perubahan kulit wajah mereka dan penyakit misterius lainnya.

4.Kecelakaan Radioterapi di Zaragoza, Spanyol
Kecelakaan lain di bidang radio-terapi, sejumlah pasien kanker yang
ditembakan akselerator elektron di Klinik Zaragova pada tahun 1990.
Sebelas menemui ajalnya dan setidaknya 16 lainnya terluka. Gejala
termasuk kulit terbakar, organ, dan sumsum tulang. Kecelakaan itu tentu
tidak meluas seperti kecelakaan Goiânia, tapi terbukti lebih fatal bagi
mereka yang menderita.
5.Kecelakaan Brasil Goiânia
Sebuah lembaga medis radioterapi, "Instituto de GOIANO Radioterapia",
meninggalkan satu situs pada tahun 1985. Masalahnya adalah bahwa mereka
meninggalkan beberapa peralatan radiologi di tempat lama mereka
berbisnis. Setidaknya 249 orang dinyatakan positif terpapar radioaktif.
Karena bagaimana radioaktivitas tersebar, kecelakaan Goiana mungkin yang
paling unik dari bencana nuklir dunia